Program Studi Sastra Jepang FIB Unudmenggelar pengabdian kepada masyarakat pada, Jumat, 17 September 2021.Pengabdian mitigasi bencana dengan metode Kamishibai ini merupakanpengabdian yang diselenggarakan bekerja sama dengan Badan PenanggulanganBencana Daerah Provinsi Bali.

 



Kegiatan pengabdian ini diselenggarakandengan melibatkan anak-anak dan guru-guru di SD 5 Pering, Kabupaten Gianyar.Seluruh kegiatan berlangsung secara hibrid, anak-anak sejumlah 15 orang beradalangsung di lokasi sekolah, sementara panitia, dosen-dosen FIB Unud, dan narasumber dari BPBD ProvinsiBali bergabung secara daring. Kegiatan pengabdian ini disiarkan juga pada kanal youtube FIB Unud di link https://www.youtube.com/watch?v=xFiExDEN3_8&t=2459s


 Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Dr. Made SriSatyawati, S.S., M. Hum., hadir membuka kegiatan pembukaan pengabdian ini. Dr.Sri Satyawati dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada pihaksekolah dan BPBD Provinsi Bali yang telah berkenan untuk bekerja sama denganFakultas Ilmu Budaya.

 



“Pengabdian kepada masyarakat adalah salahsatu dari Tri Darma Perguruan tinggi yang harus dijalankan oleh lembagapendidikan tinggi serta para dosen. Pengabdian kali ini diharapkan mampumemberikan pengetahuan kepada anak-anak tentang pentingnya mitigasikebencanaan,” ungkap Dr. Sri Satyawati.

 

SD 5 Pering dipilih menjadi sasaranpengabdian karena Desa Pering merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Gianyaryang masuk ke dalam zona rawan bencana. Sehingga warga Desa Pering khususnyaanak-anak dipadang perlu mendapatkan pengetahuan tentang kebencanaan.

 

Silvia Damayanti, S.S. M.Hum., selaku ketuapanitia pengabdian menyampaikan bahwa pengabdian ini menggunakan metode Kamishibaiyang sangat dekat dengan dunia anak. Sehinga materi yang disampaikan dapatditerima dengan mudah oleh anak-anak.

 



“Akibat situasi pandemi ini, kami jugamenyesuaikan cerita dalam Kamishibai juga menghadirkan tokoh denganmenggunakan masker dan menunjukkan protokol kesehatan. Kegiatan ini menggunakancerita dengan judul Kutak Takut Bencana Gempa Bumi dan Tsunami,” ungkapSilvia Damayanti.

 

Sementara itu kepala sekolah SD 5 Pering, IdaAyu Ketut Rasmini, S.Pd., M.Pd.  menyampaikanrasa terima kasih atas pengabdian yang dilakukan oleh FIB Unud dan BPBDProvinsi Bali di SD 5 Pering.

 

“Kami merasa bersyukur bahwa sekolah kami dipercayaimenjadi bagian dari pengabdian masyarakat ini. Tentu pengabdian ini sangatpenting dan bermanfaat bagi anak-anak kami, agar anak-anak memahami mitigasibencana.” Ungkap Ida Ayu Rasmini.

 

Materi cerita Kamishibai dibawakanoleh Gitsali Hanung Salsabila mahasiswa dari Prodi Sastra Jepang. Cerita yangdibawakan dalam metode Kamishibai ini ditulis oleh Silvia Damayantiserta diilustrasi oleh Made Mirah Ayu Mahadewi.

 



Setelah pembawaan cerita, acara dilanjutkandengan materi Mitigasi Bencana Gempa dan Tsunami oleh Kasubid KesiapsiagaanBencana BPBD Provinsi Bali Ida Bagus Gede Widnyana Putra. Dalam penyampaianmateri, Ida Bagus Widnyana menyampaikan kondisi geografis Indonesia yang memangrawan bencana gempa dan tsunami. Disampaikan pula langkah-langkah untukmengevakuasi diri ketika bencana datang.

 



Acara pengabdian ditutup dengan penyerahanbantuan secara simbolis kepada SD 5 Pering berupa buku saku mitigasi bencanauntuk anak-anak serta handsanitiser. (gp)