Para siswa dari Kanto Jepang tertarik melihat naskah lontar.


Pusat Kajian Lontar Unud mendapat kunjungan dari siswa-siswi Kanto, Jepang, Senin, 5 Agustus 2019


Dalam kunjungan itu siswa-siswi Kanto, Jepang didampingi oleh Ketua BIPAS (Bali International Program on Asian Studies) Dr. I Made Rajeg, M.Hum dan staf  Pusat Kajian Lontar.


Tujuan utama dalam kunjungan itu yakni pengenalan naskah-naskah lontar sebagai warisan tradisi tulis bali yang berlangsung selama berabad-abad.



Penjelasan dari staf Pustaka Lontar kepada para siswa dari Jepang.


Antusias

Dalam kunjungan itu, peserta tampak sangat antusias mendengarkan penjelasan tentang lontar yang dijelaskan oleh salah satu staf Pusat Kajian Lontar Universitas Udayana.


Penjelasan perkembangan aksara Bali.


Mereka diberikan pemahaman mengenai tata cara perawatan naskah lontar, digitalisasi lontar (yakni proses mendokumentasikan naskah lontar ke dalam bentuk foto digital), serta teknik menulis dalam blanko lontar.


Mereka juga dikenalkan dengan karya prasi sebagai karya seni lukis dalam daun lontar yang bercerita  layaknya komik yang lazim ditemukan saat ini.


Terpikat pada prasi lontar.


Mereka juga diberikan pemahaman mengenai macam-macam aksara bali.


Dalam akhir acara siswa-siswi Kanto, Jepang diberikan kenang-kenangan berupa kartu nama dengan aksara bali di atas daun lontar (N. Sulibra)


.