Fakultas Ilmu Budaya Menerima Kunjungan dari SMA Negeri 10 Surabaya

Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana pada hari Rabu, 30 Oktober 2024, menerima kunjungan dari SMA Negeri 10 Surabaya. Kunjungan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari program Short Course Goes to Pulau Dewata, yang merupakan agenda tahunan SMA Negeri 10 Surabaya. Sejumlah 200 siswa kelas XII dan 15 Guru Pendamping diterima oleh Ketua Unit Pengelola Informasi dan Kerjasama (UPIKS) Fakultas, Nissa Puspitaning Adni, S.S., M.Hum., dan Perwakilan dari Pembina UKM Satyam Sivam Sundaram yang juga sekaligus merupakan dosen Program Studi Sastra Jawa Kuno, Putu Gede Suarya Natha, S.S., M.Hum., di ruang Auditorium Widya Sabha Mandala Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Kampus Denpasar.


Kegiatan kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan Tengah Semester peserta didik kelas XII SMA Negeri 10 Surabaya. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk menambah wawasan tentang Perguruan Tinggi serta mendapatkan informasi tentang proses penerimaan mahasiswa baru di Universitas Udayana. Kunjungan dibuka oleh Ketua UPIKS, Nissa Puspitaning Adni, S.S., M.Hum., dengan menyampaikan secara umum tentang Fakultas Ilmu Budaya. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan SMA Negeri 10 Surabaya, Ibu Vivit Putri Puspitosari, M.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, beliau menyampaikan tujuan dari program tahunan ini adalah untuk memberikan gambaran langsung kehidupan Universitas bagi siswa kelas XII, sehingga nanti diharapkan Universitas Udayana dapat menjadi salah satu pilihan siswa ketika akan melanjutkan ke jenjang strata-1.  


Materi Pengenalan Fakultas dan Prodi dibawakan oleh Putu Gede Suarya Natha, M.Hum., yang di dalamnya berisi latar belakang berdirinya FIB, berikut dengan pengenalan sarana dan pra-sarana kampus, serta pengenalan masing-masing prodi. Adapun pengenalan masing-masing prodi berkaitan dengan informasi penerimaan, keunikan, profil lulusan, beasiswa dan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan baik yang bersifat akademik maupun non-akademik.


Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Pertanyaan yang dilontarkan adalah seputar beasiswa, prospek bekerja di luar negeri, kegiatan-kegiatan kampus apa yang ditawarkan bagi perkembangan siswa, serta program-program akademis lainnya. Selain itu pula, beberapa siswa menunjukkan minat yang cukup besar di bidang pelestarian bahasa dan budaya, yang diakui oleh mereka, saat ini sangat jarang disadari oleh para gen-Z betapa pentingnya pelestarian tersebut.


Diskusi berlangsung hangat. Putu Gede Suarya Natha dalam diskusi tersebut, menyampaikan bahwa “Pada dasarnya, budaya dan bahasa adalah sebuah identitas diri, yang memang harus diupayakan dan dipertahankan. Dengan bergabung ke dalam keluarga besar Fakultas Ilmu Budaya ini, adik-adik sudah selangkah lebih maju dalam upaya mencintai bahasa dan budaya yang sejatinya telah kita miliki bersama-sama.”