Fakultas Ilmu Budaya Udayana Menggelar Acara Refleksi Akhir Tahun 2024 di Auditorium Widya Sabha Mandala
Denpasar, 27 Desember 2024 – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana menggelar acara Refleksi Akhir Tahun 2024 di Auditorium Widya Sabha Mandala. Kegiatan tersebut merupakan salah satu agenda tahunan FIB untuk mengevaluasi kinerja fakultas di sepanjang tahun 2024 sekaligus menyambut tahun baru 2025.
Acara ini dihadiri oleh Ketua, Sekretaris, dan Anggota Senat; Dekan FIB Unud; Wakil Dekan I, II, dan III, Koordinator Program Studi S1, S2, dan S3; Koordinator Tata Usaha; para Ketua Unit; Sub-koordinator; dosen; tenaga kependidikan; Ketua Senat Mahasiswa; Ketua BPM; serta Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi di lingkungan FIB Unud.
Acara diawali dengan laporan dan refleksi yang disampaikan oleh Ketua Senat FIB Unud, Prof. Dr. I Nyoman Weda Kusuma, M.S. Dalam laporannya, beliau memaparkan kinerja Senat FIB Unud selama tahun 2024. Beliau menyoroti berbagai pencapaian yang berhasil diraih fakultas, seperti peningkatan kualitas pengajaran dan kontribusi dosen dalam penelitian. Namun, beliau juga mengingatkan adanya tantangan yang perlu diatasi agar kinerja fakultas dapat lebih optimal di masa mendatang.
Dekan FIB Unud, Prof. Dr. I Nyoman Aryawibawa, S.S., M.A., Ph.D., melanjutkan acara dengan refleksi dan laporan mengenai capaian fakultas. Dalam refleksinya, beliau mengulas proses yang telah ditempuh dalam merancang Zona Integritas dan memperkenalkan program FIB Goes Digital yang direncanakan akan dimulai tahun depan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi layanan akademik. Beliau juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa berprestasi yang telah membawa nama baik fakultas. Selain itu, Dekan juga menyampaikan capaian dan kendala dalam pelaksanaan kontrak kerja FIB Unud 2024, sembari memberikan penghargaan kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelesaiannya.
Sesi refleksi dilanjutkan dengan pandangan dari beberapa guru besar di lingkungan FIB Unud. Prof. Dr. I Wayan Cika, M.S., memulai dengan memberikan apresiasi atas dedikasi seluruh civitas akademika selama tahun 2024. Beliau menekankan pentingnya kesadaran akan tantangan yang ada dan perlunya upaya bersama untuk meningkatkan kinerja di tahun-tahun mendatang. Hal ini, menurutnya, akan menjadi kunci untuk menjaga reputasi FIB Unud sebagai salah satu fakultas terbaik di Universitas Udayana.
Selanjutnya, Prof. Dr. I Nyoman Weda Kusuma, M.S., juga menyampaikan refleksi, beliau juga turut memberikan apresiasi terhadap semua pihak yang turut berperan dalam keberlangsungan FIB Unud selama tahun 2024 ini, namun beliau menekankan kembali bahwa di tahun 2025 nanti dana yang diberikan oleh universitas kepada Fakultas akan berkurang, sehingga diperlukan dedikasi dan kontribusi yang tinggi dari seluruh pihak sehingga FIB Unud dapat terus berkembang
Prof. Dr. Ketut Artawa, M.A., juga turut berpendapat bahwa komitmen terhadap Fakultas Ilmu Budaya perlu tetap dijaga. Beliau memberikan apresiasi yang besar kepada mahasiswa atas peran mereka dalam membantu fakultas mencapai akreditasi yang membanggakan. Beliau juga mengingatkan bahwa pencapaian akreditasi perlu ditingkatkan untuk mempertahankan kualitas pendidikan yang lebih baik bagi Fakultas Ilmu Budaya.
Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra, M.Litt., merefleksikan mengenai kinerja dosen Fakultas Ilmu Budaya sepanjang tahun 2024. Beliau sangat mengapresiasi para dosen yang telah memiliki sertifikat kompetensi atau profesi yang diakui oleh dunia usaha maupun industri. Sertifikasi ini, menurutnya, merupakan bukti nyata bahwa dosen Fakultas Ilmu Budaya memiliki kualitas yang diakui secara profesional. Beliau juga menekankan pentingnya peran dosen untuk mendukung atau berkomitmen pada peningkatan kualitas pengajaran, penelitian, serta pelayanan kepada mahasiswa. Dengan demikian, Fakultas Ilmu Budaya dapat terus berkembang dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Prof. Drs. I Made Suastra, Ph.D., dalam refleksinya menyoroti perlunya peningkatan fasilitas kampus guna menunjang kegiatan akademik secara lebih maksimal. Sesi refleksi ini juga menjadi kesempatan bagi beliau untuk menyampaikan pesan dan kesan selama tahun 2024 serta harapan agar fakultas terus berkembang dan mencapai hasil yang lebih baik di tahun-tahun berikutnya. Ia optimis bahwa Fakultas Ilmu Budaya dapat melangkah lebih gemilang di tahun 2025.
Acara ditutup dengan penayangan video kaleidoskop yang menggambarkan kinerja FIB Unud selama tahun 2024. Selanjutnya, sesi peniupan terompet dan menyalakan confetti bersama menjadi simbol menyambut tahun baru 2025. Dengan hitungan mundur, seluruh peserta meniup terompet serentak, menandai berakhirnya acara dan awal yang penuh harapan untuk tahun mendatang (sari & eben).
UDAYANA UNIVERSITY