Mengenal Lebih Dalam tentang Digital Humanities, FIB Unud Melakukan Benchmarking Kegiatan Kerjasama ke Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya Malang
Pada hari Selasa, 3 Desember 2024, Fakultas Ilmu Budaya melakukan kunjungan benchmarking ke Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya, Malang. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari realisasi kegiatan penjajakan kerja sama Unit Pengelola Informasi dan Kerja Sama (UPIKS), FIB Unud. Pada kesempatan tersebut, kunjungan benchmarking dilakukan oleh Dekan Fakultas Ilmu Budaya, 1. I Nyoman Aryawibawa, S.S., M.A., Ph.D. didampingi oleh Ketua Unit Pengelola Informasi dan Kerja Sama (UPIKS) FIB Unud, Nissa Puspitaning Adni, S.S., M.Hum.
Kunjungan benchmarking diterima dengan hangat oleh Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya, Hamamah, M.Pd., Ph.D. Berikut dengan jajaran dekatan FIB UB, yaitu Wakil Dekan Bidang Akademik, Sahiruddin, S.S., M.A., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Umum, Keuangan, dan Sumber Daya, Nanang Endrayanto, S.S., M.Sc. dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan, Dr. Aji Setyanto, S.S., M.Litt. Ketua BPPM, Tantri R. Indhiarti, M.A. dan Sekretaris BPPM, Dyanningrum Pradhikta, M.Ds. juga turut hadir dalam acara tersebut.
Kunjungan benchmarking ini bertujuan untuk melakukan diskusi terkait potensi digital humanities dalam pengembangan mata kuliah prodi dan penelitian di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya serta terdapat pula agenda tambahan, yaitu diskusi mengenai prosedur dan kendala dokumen kerja sama pada pelaksanaan MBKM magang mandiri.
Acara dibuka dengan Sambutan dari Dekan FIB UB, beliau menyampaikan selamat datang sembari menjelaskan cikal bakal FIB UB hingga seperti saat ini. Sekilas, beliau juga menyampaikan dalam perkembangan mengapa sampai ada pengembangan digital humanities di lingkungan FIB UB ini pada dasarnya dilakukan agar selaras dengan Visi Universitas Brawijaya sebagai universitas berbasis digital.
Dekan FIB Unud turut pula menyampaikan rasa terima kasih karena telah diterima dengan baik dan hangat. Beliau juga menyampaikan tujuan, dan apa yang melatarbelakangi kunjungan benchmarking ini. “Digital Humanities saat ini merupakan salah satu keilmuan yang penting, mengingat kami di Bali, tidak hanya memiliki potensi-potensi sumber daya manusia pada bidang tersebut, tetapi kami memiliki khazanah budaya yang besar dan memerlukan keilmuan ini agar kebertahanannya selaras dengan kemajuan jaman”.
Fitriana Puspita Dewi, Ph.D., dosen dari Program Studi Sastra Jepang, yang juga merupakan Ketua Laboratorium Ilmu Humaniora FIB UB, membawakan materi tentang penerapan Digital Humanities di FIB UB. Beliau menyampaikan bahwa keilmuan ini merupakan paradigma baru di dunia humaniora, yang berawal bentuk-bentuk tekstual kemudian ditambahkan unsur teknologi, sehingga didapatkan digitalisasi, pendataan lengkap (database), dan visualisasi. Di FIB UB ini sendiri, digital humanities berawal dari bentuk joint research, yang selanjutnya dikembangkan menjadi bagian dari mata kuliah, kemudian selanjutnya direncanakan akan dibentuk S2 Digitial Humanities di masa yang akan datang.
Benchmarking ini juga diisi dengan diskusi tambahan tentang berbagi pengalaman tentang pelaksanaan MBKM Mandiri serta kendala-kendala yang terjadi. Materi MBKM dibawakan oleh Isti Purwaningtyas, M.Pd. Beliau menyampaikan di FIB UB, tidak lagi dilakukan MBKM Mandiri dimana mahasiswa mencari secara mandiri instantsi untuk magang, melainkan pengaturan itu terpusat pada kampus, melalui beberapa program MBKM baik dari kementrian maupun dari internal UB. Salah satunya yang disebutkan adalah program MBKM PKKM LIKE, dimana FIB UB melakukan kerja sama dengan beberapa instansi atau perusahaan tertentu, kemudian secara langsung menugaskan sejumlah mahasiswa/i, untuk magang disana.
Diskusi berlangsung dengan lancar. Diskusi tidak hanya membicarakan hal yang telah diagendakan tetapi juga beberapa agenda lain seperti potensi-potensi kegiatan kerja sama ke depannya. Acara kemudian ditutup dengan pemberian plakat dari masing-masing fakultas, penandatanganan dokumen pelaksanaan kegiatan (IA), serta foto bersama.
UDAYANA UNIVERSITY