Kegiatan pengabdian S-3 Linguistik pimpinan Korprodi Prof. Dr. Ketut Artawa,M.A. (kanan)


Program S3 Linguistik Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP dan SMA Gurukula Bangli (sekolah milik yayasan Pasraman Gurukula Bangli) pada Rabu, 26 Juni 2019.


Kegiatan pengabdian yang dipimpin Korprodi S-3 Linguistik Prof. Dr. I Ketur Artawa,M.A. ini melibatkan dosen, mahasiswa, dan pegawai S3 Linguistik didukung oleh dosen dan sejumlah mahasiwa Prodi Sastra Inggris FIB Unud.


Hampir sepekan sebelumnya (20 Juni 2019), di tempat yang sama, kegiatan serupa dilaksanakan oleh Prodi S-2 Linguistik dipimpin oleh Korprodi Dr. Made Sri Satyawati, S.S.M.Hum.


Kegiatan pengabdian S-2 Linguistik dipimpin Korprodi Dr. Made Sri Satyawati, S.S.M.Hum. (lima dari kanan).


Diterima Hangat


Tim pengabdi diterima oleh pihak sekolah dengan kehangatan dan keramahtamahan yang mengesankan. Senyum ramah dan sikap santun siswa putra dan putri, alun suara gamelan dan lenggok Tari Bungan Sandat yang memanjakan pandang di tengah alam yang hijau segar dan sejuk, menghalau segenap penat yang menggelayuti kaki saat menapaki undagan demi undagan.



Tari Bungan Sandat



Kepala SMA Gurukula Bangli, Wayan Arsada, S.Pd, M.Ag menyambut baik kesediaan pihak FIB Unud yang kembali mengadakan pengabdian bagi siswa SMP dan SMA Gurukula dan berharap agar pembinaan dari perguruan tinggi (Unud) dapat dilakukan secara berkelajutan.


Pelatihan Bahasa


Pelatihan bahasa asing yang berkelanjutan sangat dibutuhkan untuk menuju terwujudnya SDM berkualitas dan daya saing tinggi. Selain pelatihan bahasa asing, Kasek juga memandang perlu diadakan pelatihan bahasa Indonesia mengingat perkembangan bahasa Indonesia yang semakin memprihatinkan, utamanya di kalangan generasi muda.


Pelatihan bahasa Inggris.


Pelatihan bahasa Inggris diikuti 25 peserta dengan narasumber mahasiswa S3 dan dosen Sastra Inggris dan 5 orang mahasiswa sastra Inggris.


Pelatihan bahasa Jepang dikuti oleh 19 orang peserta. Seyogya ada 80 siswa, namun sebagian ikut pelatihan menganyam dari BLK dan ada juga kegiatan berkebun yang didampingi oleh voluntir asing.


Pelatihan bahasa Jepang.

Mengingat hampir semua siswa adalah anak panti asuhan Gurukula, yang umumnya anak dari keluarga yang kurang mampu, maka selain pengabdian yang bersifat akademik dilakukan pula pengabdian yang bersifat sosial, yakni sumbangan sembako dan alat tulis .


Hal yang sama juga telah dilakukan oleh tim pengabdian Prodi S2 Linguistik (Dha).