Dekan FIB Unud Dr. Made Sri Satyawati, M.Hum. saat membuka lokakarya didampingi Ketua TPPM Prodi Sastra Indonesia Dr. I Made Madia,M.Hum.


Prodi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana melaksanakan acara “Lokakarya Penyusunan RPS dan Buku Ajar Bahasa Indonesia”, Sabtu, 7 November 2020. Lokakarya yang berlangsung sehari di Aula FIB Unud itu dibuka oleh Dekan FIB Unud, Dr. Made Sri Satyawati, M.Hum.


Lokakarya diikuti semua dosen Prodi Sastra Indonesia dan pelaksanaannya dibantu oleh tenaga mahasiswa. Hasil lokakarya ini adalah tersusunnya RPS (Rencana Pembelajaran Semester) dan draft buku ajar Bahasa Indonesia.


Korprodi Sastra Indonesia Dr. I Ketut Sudewa,M.Hum.


Kewajiban Dosen


Dalam laporannya, Korprodi Sastra Indonesia Dr. I Ketut Sudewa, M.Hum. menyampaikan penyusunan RPS merupakan kewajiban dosen untuk memperlancar proses belajar-mengajar dan peningkatan mutu.




“Kami berterima kasih kepada para dosen atas kerja samanya dalam mendukung program ini,” ujarnya.


Dr. Sudewa menyambut baik program dosen menyusun buku ajar bahasa Indonesia secara bersama-sama. Diharapkan buku ajar bahasa Indonesia ini dapat digunakan untuk pengajaran bahasa Indonesia di lingkungan Universitas Udayana karena mata kuliah bahasa Indonesia ini merupakan mata kuliah wajib universitas.



 

Mutu Lulusan


Dekan FIB Unud, Dr. Made Sri Satyawati menekankan pentingnya RPS untuk menunjang mutu lulusan sehingga lulusan prodi memiliki keunggulan dan mampu bersaing di dunia kerja.




Dalam usaha mencapai mutu lulusan yang baik, menurut Dekan FIB, banyak hal kreatif yang perlu dan dapat dilaksanakan seperti program-program inovatif dalam bidang mata kuliah.


“RPS tak hanya penting untuk pedoman pengajaran tetapi juga prasyarat untuk merdeka belajar karena mahasiswa luar yang akan masuk ke prodi kita memilih mata kuliah lewat informasi yang tersedia di RPS yang ada,” ujar Dr. Sri Satyawati.




Dalam sambutannya, Dekan Sri Satyawati juga menekankan pentingnya mahasiswa lancar belajar sehingga bisa lulus tepat waktu. Kelulusan itu sangat menentukan kinerja lembaga terutama dalam proses akreditasi.


“Kelulusan diharapkan 70% untuk akreditasi baik. Akreditasi menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Dekan Sri Satyawati.




Dekan menyambut baik lokakarya RPS dan penyusunan buku sebagai bentuk komitmen mendukung pencapaian mutu lembaga.


Dua Acara


Lokakarya diisi dengan dua acara, yaitu lokakarya RPS dan penyusunan buku ajar. Untuk RPS, narasumbernya ada dua masing-masing dari bidang studi sastra dan bahasa. Tuntutan dalam penyusunan RPS bidang sastra disampaikan oleh Dr. I G A A Mas Triadnyani, S.S., M.Hum., sedangkan untuk bahasa oleh Prof. Dr. I Nyoman Suparwa, M.Hum.




Acara di siang hari diisi dengan lokakarya buku ajar yang diisi oleh Prof. Dr. I Wayan Pastika, M.S. dan Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra, M.Litt.


Acara dipandu oleh Dr. I Made Madia,M.Hum. selaku ketua panitia dan ketua penjaminan mutu prodi (dp).