Optimalkan Luaran Mahasiswa, Program Studi Ilmu Sejarah Universitas Udayana Gelar Pembekalan Kunjungan Situs Sejarah

Program Studi Ilmu Sejarah Universitas Udayana menggelar pembekalan Kunjungan Situs Sejarah, Kamis 12 Februari 2026. Pembekalan ini diawali dengan pembukaan secara resmi oleh Koordinator Prodi Ilmu Sejarah Universitas Udayana, Prof. Dr. phil. I Ketut Ardhana, M.A. Dalam sambutannya, Prof. Ardhana menyampaikan bahwa kegiatan Kunjungan Situs Sejarah sudah seharusnya dikemas agar mahasiswa dan dosen Sejarah Universitas Udayana semakin banyak memiliki ide yang bisa ditulis dan dihasilkan sebagai luaran, tidak hanya di tingkat lokal namun juga pada skala nasional maupun internasional. Prof. Ardhana menegaskan bahwa kegiatan Kunjungan Situs Sejarah ini merupakan agenda pertama yang akan terhubung dengan agenda lainnya, salah satunya International Conferences IFSSO “Religion, Secularization, and Modernization in Comparative Perspective” 21 April 2026 mendatang. 


I Kadek Surya Jayadi, S.S.,M.A. selaku ketua panitia menyampaikan bahwa jika kegiatan pembekalan ini dikemas secara menyenangkan dan memberikan manfaat secara signifikan, “Terlepas dari kekurangannya, maka ikhtiar ini sudah seyogyanya akan semakin mengoptimalkan capaian luaran mahasiswa Ilmu Sejarah Universitas Udayana”. Untuk memenuhi harapan tersebut, kegiatan Kunjungan Situs Sejarah 2026 diawali dengan pembekalan dengan materi pembekalan yang diberikan oleh seluruh dosen prodi Ilmu Sejarah Universitas Udayana. Materi pembekalan meliputi gambaran historis Karangasem tentang multikulturalisme, etika penelitian, dan sejarah lisan. Pembekalan juga dilengkapi dengan workshop penulisan esai dan pembuatan video promosi pariwisata. Pembekalan tidak terkesan membosankan karena dalam pembekalan mahasiswa karena langsung diberikan praktek menyusun pertanyaan wawancara atau praktek membuat video. 


Kegiatan pembekalan ini diharapkan mampu menjadi fondasi akademik yang kuat bagi mahasiswa sebelum terjun langsung ke lapangan dalam Kunjungan Situs Sejarah 2026. Melalui sinergi antara teori dan praktik, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman empiris, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan karya ilmiah, esai populer, hingga konten edukatif yang bernilai publikasi. Program Studi Ilmu Sejarah Universitas Udayana berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis riset dan luaran konkret sebagai bagian dari penguatan kualitas akademik serta kontribusi nyata bagi pengembangan kajian sejarah di tingkat nasional maupun internasional.