Dekan FIB Unud Dr. Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum. (tengah) saat penyerahan token akademik secara simbolik dalam acara 'Certification Ceremony' didampingi WD 1 Aryawibawa,P.hD. (kiri) dan Ketua BIPAS AA Sagung Shanti Sari Dewi, S.S.,M.Hum. (kanan).



Program BIPAS (Bali International Program on Asian Studies) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana melaksanakan ‘Certification Ceremony’ untuk Program Spring 2020 secara online, Rabu, 20 Mei 2020.


Sebanyak 77 mahasiswa mengikuti acara penyerahan sertifikat ini dan mereka mengikutinya dari negara masing-masing seperti Jerman, Denmark, Austria, Luxemburg, Belanda, Finlandia, dan Itali. Acara penyerahan sertifikat tersebut juga disiarkan dan direkam di kanal Youtube https://www.youtube.com/watch?v=XFPQ7nBA06g



Acara penyerahan sertifikat itu ditandai dengan penyerahan token akademik secara simbolik oleh Dekan FIB Unud Dr. Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum. kepada Hannes B. , Chief Representative Officer of Asiabroad Ltd.


Hadir dalam acara yang dilaksanakan lewat aplikasi Webex itu Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng., Ketua Kantor Urusan Internasional Unud Dr. Eng. Ni Nyoman Pujianiki, ST.,MT.,M.Eng., wakil-wakil dekan FIB Unud, dan para dosen.



Suskes di Masa Sulit

Dalam sambutannya mewakili Rektor Unud, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng. menyampaikan selamat kepada para mahasiswa yang telah menyelesaikan kuliah satu semester penuh di FIB Unud.


Wakil Rektor 1 Unud, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng.


Dia mengapresiasi kerja keras mahasiswa dan dosen serta pengelola BIPAS atas keberhasilannya melaksanakan program pendidikan pada masa sulit karena wabah pandemi. Berkat kerja keras tim pengelola, proses belajar-mengajar bisa dilaksanakan dengan online, sehingga semuanya berjalan sukses di masa sulit.


“Selamat atas keberhasilan Anda, dan terima kasih atas kerja samanya,” ujar Prof. Antara.


Dia menyampaikan bahwa progrma BIPAS memiliki arti penting bagi Unud karena dapat meningkatkan profil internasional perguruan tinggi ini.


Wakil Rektor I Unud menyampaikan rasa syukur juga karena para mahasiswa sudah sempat belajar di Unud beberapa bulan sebelum terpaksa kembali ke negara akibat pandemi covid-19.


“Kami berharap Anda datang lagi ke Bali, datang lagi ke kampus Unud. Sekarang kampus sepi, nanti kalau ramai, kami akan senang berjumpa Anda di Unud,” ujar Prof. Antara.


Berkat Kerja Sama Baik

Dekan FIB Dr. Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum. juga menyampaikan apresiasi yang baik kepada para mahasiswa, pengelola BIPAS, partner Asia Exchange, dan para dosen karena program bisa berjalan dengan lancar berkat kerja sama yang baik.



 Dekan FIB Dr. Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum.(tengah).


Situasi pandemi Covid-19, menurut Dekan, sangat memengaruhi proses belajar mengajar. Untungnya, katanya, Unud sudah siap menggunakan teknologi informasi yang ada untuk melaksanakan pembelajaran secara online.


Dekan menyampaikan bahwa berbagai sarana pembelajaran seperti Webex, OASE, Bipas dropbox, dan Google Classroom memberikan manfaat untuk menyukseskan pembelajaran.


Secara khusus, Dekan menyampaikan terima  kasih kepada mitra Asia Exchange atas kerja samanya dan berharap program semester berikutnya bisa berjalan sesuai dengan rencana.


“Manajemen menyampaikan bahwa Asia Exchange begitu baik, kerja sama baik, dan disiplin,” ujar Dekan FIB memberikan apresiasi.

 

Kelas Jauh

Chief Representative Officer of Asiabroad Ltd., Hannes B., dalam sambutannya juga menyampaikan apresiasi atas proses pembelajaran yang diberikan tim BIPAS FIB Unud. Program pembelajaran dengan sistem kuliah jauh (remote lecture) berjalan dengan baik.


Chief Representative Officer of Asiabroad Ltd., Hannes B.


Hannes juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak seperti mahasiswa, tim manajemen BIPAS FIB dan para dosen, karena telah melaksanakan semua program dengan begitu sabar dalam masa sulit.


“Semuanya berjalan baik dan memberikan the best experience dalam kehidupan Anda,” ujarnya dalam sambutan lewat online.


Dia bersyukur karena pada awalnya mahasiswa dari berbagai negara itu bisa datang dan kuliah di Bali untuk beberapa bulan. Karena wabah, mereka terpaksa pulang ke negara masing-masing.


“Syukur Anda sudah ke Bali dan bertemu banyak orang, mendapat pengalaman baru yang memberikan new meaning to your life,” tambahnya.

 

Diawali Orientasi di Bali

Ketua BIPAS FIB Unud, AA Sagung Shanti Sari Dewi, S.S.,M.Hum. dalam laporannya menyampaikan secara rinci program pembelajaran BIPAS untuk periode Spring 2020, mulai dari awal program orientasi di Bali sampai penyerahan sertifikat secara online.



AA Sagung Shanti Sari Dewi, S.S.,M.Hum.


Agung Shanti menyampaikan bahwa program kuliah BIPAS periode ini dimulai bulan Januari 2020 dengan masa orientasi, diikuti semua mahasiswa. Jumlah mahasiswa adalah 77 orang, berasal dari berbagai negara di Eropa.


“Acara orientasi dilanjutkan dengan perkuliahan, sampai terjadinya pandemi, saat itu mahasiswa tepaksa pulang ke negerinya,” ujar Agung Shanti.


Dekan FIB Unud dan tim acara certification ceremony.


Sampai 16 Maret 2020, sebanyak 65 mahasiswa pulang ke negaranya, sejak itu perkulaihan dilakukan secara online. Ujian juga dilaksanakan secara online, yaitu 11-13 Mei 2020. Karena perbedaan waktu yang panjang, perkuliahan dilaksanakan secara online dari Bali pada pukul 16.00-23.00.


“Semua program berjalan baik dan lancar berkat adanya ekstra koordinasi antara kami, partner, dosen, dan mahasiswa,” ujarnya memberikan apresiasi semua pihak.


Secara khusus, Agung Shanti menyampaikan terima kasih kepada para dosen atas dedikasi, energi, dan komitmen tulus yang membuat program pembelajaran berjalan dengan baik (dm).