Inaugurasi BIPAS Spring Semester 2026: FIB Unud Menyambut 33 Mahasiswa Internasional
Pada hari Senin, 23 Pebruari 2026 telah terlaksana Opening Ceremony dan Orientation Day dari program Bali International Program on Asian Studies (BIPAS) FIB Unud Spring Semester 2026. Bertempat di Auditorium Widya Sabha Mandala Gedung IB Mantra Lantai 3 FIB Unud, kegiatan ini dihadiri oleh koordinator BIPAS, perwakilan Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana, Wakil Rektor I Universitas Udayana mewakili Rektor Universitas Udayana, perwakilan Asia Exchange, perwakilan International Office Universitas Udayana, tim Bali Study Guide, serta kurang lebih 33 (tiga puluh tiga) peserta dari 10 negara berbeda.
Sambutan dari I Made Sena Darmasetiyawan, S.S., M.Hum., Ph.D. selaku Koordinator BIPAS menyambut kehadiran 33 mahasiswa internasional untuk menempuh studi di program BIPAS Fakultas Ilmu Budaya, yang perkuliahannya akan berlangsung dari tanggal 23 Februari hingga 12 Juni 2026. Beliau berharap para mahasiswa agar dapat sepenuhnya menikmati pengalaman akademis dan budaya selama beberapa bulan ke depan di Bali.
Mewakili Dekan FIB Unud, Dr. Ni Ketut Widhiarcani Matradewi, S.S., M.Hum. selaku Ketua Unit Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (UP3M) FIB Unud mengawali acara orientasi dengan memperkenalkan sejarah fakultas tertua di lingkungan Universitas Udayana yang telah berdiri sejak tanggal 29 September 1958. Beliau juga memotivasi para mahasiswa program BIPAS untuk aktif mengeksplorasi keindahan pulau serta tradisi budaya Bali guna memperkaya pengalaman akademik mereka selama masa studi. Setelah sambutan tersebut, prosesi dilanjutkan dengan serah terima tanggung jawab dari pihak Asia Exchange kepada Universitas Udayana, yang kemudian disahkan melalui pemukulan gong sebagai simbol peresmian masa orientasi.
Selanjutnya, Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Udayana, Prof. Ir. I Nengah Sujaya, M.Agr.Sc., Ph.D. menyampaikan apresiasi mendalam kepada para mahasiswa internasional dan pihak Asia Exchange atas kepercayaan serta kerja sama yang terjalin. Beliau juga menegaskan komitmen Universitas Udayana sebagai institusi pendidikan terkemuka di kawasan Indonesia Timur untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur dan sumber daya manusianya demi menyediakan layanan serta atmosfer akademik yang berstandar global bagi seluruh mahasiswa.
Setelah pembukaan, rangkaian acara dilanjutkan dengan pemaparan profil dosen-dosen dari berbagai fakultas yang akan mengajar selama Spring Semester 2026. Dilanjut dengan pemaparan dari Putu Eka Ariady Putra, S.P. selaku perwakilan International Office Universitas Udayana mengenai kewajiban mahasiswa untuk memiliki Izin Tinggal Terbatas (ITAS) Visa E30 untuk fokus pada kegiatan akademik dan melarang segala aktivitas bekerja atau berbisnis. Beliau juga meminta mahasiswa BIPAS untuk wajib lapor mengenai rencana perjalanan, mutasi alamat dengan berkas yang diperlukan dan urusan kehilangan paspor.
Pemaparan materi dilanjutkan oleh Prof. Dr. Drs. I Made Rajeg, M.Hum. selaku perwakilan dosen pengajar BIPAS memaparkan esensi kearifan lokal Bali yang berlandaskan filosofi Tri Hita Karana dan keharmonisan toleransi beragama. Mahasiswa BIPAS secara khusus diinstruksikan untuk menerapkan etika dasar, seperti menggunakan sapaan tradisional, berpakaian sopan dengan selendang saat ke pura, dan mematuhi aturan berlalu lintas. Mahasiswa BIPAS juga diperingatkan untuk tidak melanggar pantangan budaya yang sangat krusial di Bali, seperti menyentuh kepala orang lain, menginjak sesajen canang sari, menunjuk menggunakan kaki, ataupun memasuki kawasan suci pura saat sedang dalam kondisi menstruasi.
Pada sesi akhir hari orientasi, I Made Sena Darmasetiyawan, S.S., M.Hum., Ph.D. selaku koordinator BIPAS memaparkan bahwa mahasiswa BIPAS wajib menempuh satu kelas Bahasa Indonesia dan dua hingga enam mata kuliah pilihan. Kelayakan untuk mengikuti ujian akhir mensyaratkan minimal 75 persen tingkat kehadiran kelas, dengan toleransi absen maksimal tiga hari bersurat keterangan sah, serta sanksi ketidakhadiran bagi yang terlambat lebih dari 10 menit. Selama perkuliahan berlangsung, BIPAS juga melarang keras penggunaan atasan tanpa lengan, celana pendek, sandal, dan rok mini di area kampus. Di luar rutinitas akademik, Bali Study Guide selaku mitra Asia Exchange turut memfasilitasi kebutuhan mahasiswa melalui layanan logistik seperti penyewaan akomodasi, skuter, dan pengurusan SIM, sekaligus mengkoordinasikan berbagai ragam aktivitas rekreasi opsional untuk memperkaya pengalaman kultural mereka selama di Bali.


UNIVERSITAS UDAYANA