Dua Mahasiswa Prodi Arkeologi FIB Universitas Udayana ikuti Bimbingan Teknis Cagar Budaya Bawah Air Tingkat Dasar di Tulamben
Denpasar, 6 Desember 2025 - Dua mahasiswa Program Studi Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana, yaitu Lalu Sunandy Teguh Drayaanata dan Vierani Alya Setyawan angkatan 2024, berpartisipasi dalam kegiatan Bimbingan Teknis Cagar Budaya Bawah Air Tingkat Dasar yang dilaksanakan pada 6-13 Desember 2025 di Tulamben, Bali. Lokasi utama penyelaman di kawasan USAT Liberty Wreck.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama BPK Wilayah XV, dengan dukungan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Tujuannya adalah memperluas wawasan peserta mengenai cagar budaya bawah air, sekaligus melatih kepekaan serta keterampilan membaca warisan budaya secara profesional dan berintegritas. Kegiatan dimulai dengan workshop pengenalan cagar budaya bawah air, termasuk metode ekskavasi yang bisa dilakukan saat melakukan penyelaman yang dibawakan oleh Ahmad Surya Ramadhan, S.S., M.A. sebagai narasumber. Materi teori penyelaman meliputi pengenalan peralatan selam, teknik komunikasi di bawah air, serta pengetahuan dasar mengenai penyelaman open water.
Tahap praktik dilakukan melalui latihan keterampilan menyelam di kolam renang, sebelum dilanjutkan dengan penyelaman di laut. Peserta melakukan dua kali penyelaman per hari dengan kedalaman maksimal 12 meter, kemudian meningkat hingga 18 meter pada hari berikutnya. Dalam penyelaman tersebut, peserta dapat melihat langsung bangkai kapal USAT Liberty, memfokuskan diri pada pengulangan dan pemantapan keterampilan menyelam yang telah dipelajari sebelumnya. Kegiatan ini berfokus pada latihan penyelaman dasar dan pencapaian kompetensi open water, bukan pada observasi atau penelitian mendalam karena peserta masih pemula.
Seluruh kegiatan didampingi oleh pelatih selam profesional bersertifikat kompetensi. Pelatihan ini dilaksanakan melalui Yayasan Anak Selam Nusantara sebagai training centre yang mengikuti standar Scuba Schools International (SSI), dan didukung oleh asuransi penyelaman Diver Alert Network (DAN) untuk menjamin keselamatan peserta. Tantangan utama dalam kegiatan ini adalah proses adaptasi awal saat menyelam. Dukungan kegiatan dari dosen Program Studi Arkeologi Universitas Udayana, khususnya kepada Bapak Kristiawan, S.S., M.A. selaku pembina dan Ibu Zuraidah, S.S., M.Si. selaku Koordinator Program Studi Arkeologi memberikan semangat bagi mahasiswa untuk memperoleh sertifikat kompetensi.



UNIVERSITAS UDAYANA