Dekan FIB Unud Dr. Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum. (tengah) dan WD III Dr. Dra. Ni Ketut Ratna Erawati, M.Hum. (tiga dari kanan) saat acara pembukaan TKMM-TD.


Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unud melaksanakan “Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar” (LKMM-TD), selama dua hari, 13-14 Maret 2020 di kampus setempat. Kegiatan dua hari ini diikuti mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FIB Unud.

 

Acara LKMM-TD dibuka oleh Dekan FIB Unud Dr. Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum. di Aula Widyasabha, sementara kegiatan pelatihan dilaksanakan di Ruang Soekarno kampus FIB Unud.

 

Pembukaan dihadiri para wakil dekan, korprodi, Ketua Senat Mahasiswa FIB, DPM, BEM, HMPS beserta jajarannya di lingkungan FIB.

 

Acara pembukaan oleh Dekan ditandai dengan pengalungan tanda peserta bagi mahasiswa yang mengikuti program pelatihan ini.


Dekan FIB Unud mengalungkan tanda peserta.

 

Pentingnya ‘Soft Skill’

 

Dalam sambutannya pada acara pembukaan, Dekan FIB, Dr. Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum. menyampaikan bahwa kegiatan LKMM  ini merupakan kegiatan yang sangat positif dan penting untuk meningkatkan soft skill para mahasiswa.

 

Lebih lanjut Dekan FIB menyampaikan tentang pentingnya bagi mahasiswa untuk memiliki keterampilan yang dapat diandalkan dalam memanagemen diri, kelompok, dalam suatu kegiatan berorganisasi, mulai dari tingkatan yang paling dasar  hingga berorganisasi pada skup yang lebih besar.

 

Soft skill keterampilan manajemen ini juga dapat menjadi modal untuk bersaing kebolehan di tingkat–tingkat yang global dan sangat kompetitif,” ujar Dekan.

 

Modal Kompetitif

 

Dekan FIB Unud Dr. Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum. juga menegaskan pentingnya mahasiswa meningkatkan soft skill karena itu bermanfaat sebagai modal kompetitif.

 

Dekan mendorong mahasiswa menggunakan modal kompetitif itu untuk bersaing, seperti mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI), dan Program Hibah Bina Desa (PHBD) salah satu saja dimenangkan, itu adalah kompetensi yang luar biasa.

 

“Apalagi program-program kompetitif ini dapat di-link-kan dengan kampus merdeka, merdeka belajar bagi mahasiswa, berapa SKS yang Anda dapat raih dengan mudah,” ujar Dekan FIB Unud.

 

Ditambahkan bahwa dalam program-program kompetitif itu, mahasiswa bisa berbagi peran antara individu/kelompok dengan pekerjaan yang menuntut hasil capaian, sehingga dapat dikerjakan secara ilmiah, progresif, dengan daya nalar yang runut.

 

Lulus Tepat Waktu


Selain mendorong mahasiswa untuk meningkatkan soft skill yang akan menjadi modal untuk merebut peluang kerja setelah tamat, Dekan FIB juga mengingatkan mahasiswa untuk fokus belajar sehingga bisa tamat tepat waktu.

 

“Kami berharap, mahasiswa bisa tamat tepat waktu 90%, atau sekalian 100%,” cetus Dekan Sri Satyawati.


Sessat sesudah acara penutupan.

 

Penutupan


Kegiatan TKMM-TD berlangsung lancar  diikuti secara antusias oleh peserta. Acara ditutup Dekan FIB diwakili Wakil Dekan III, Dr. Dra. Ni Ketut Ratna Erawati, M.Hum.  

 

Dalam sambutannya, Wakil Dekan III, Dr. Dra. Ni Ketut Ratna Erawati, M.Hum. menekankan kembali pesan-pesan Dekan FIB Unud dan menyampaikan terima kasih kepada peserta atas kerja samanya dalam menyukseskan pelatihan

 

Penutupan ditandai dengan pembukaan kalung tanda peserta (dm).