Penampilan tari Tor-tor khas Sumatra Utara yang dibawakan oleh mahasiswa


Serangkaian HUT Fakultas Ilmu Budaya Unud dilangsungkan berbagai hiburan serta pentas seni pada Jumat, 21 September 2018. Pentas seni dan budaya ini dilangsungkan di panggung parkir timur kampus setempat.


Acara pentas seni dan budaya ini berlangsung selepas kegiatan jalan sehat, pentas seni ini menjadi hiburan di sela-sela melepas lelah setelah berolah raga. Sembari menikmati kudapan ringan yang telah disiapkan, sembari menikmati hiburan dan seni pertunjukan. Mengawali pentas seni dan budaya ditampilkan Hymne Udayana dan Mars Fakuktas Ilmu Budaya. Dua lagu ini tampilkan pertama sebagai salah satu jalan menggelorakan spirit kebersamaan serta kekeluargaan bersama.


Kegiatan pentas seni dan budaya ini melibatkan setiap prodi yang ada di lingkungan FIB. Masing-masing prodi mengirimkan satu pertunjukkan pentas seni yang telah disiapkan jauh-jauh hari sebelumnya.


Kordinator untuk seni dan pertunjukan HUT FIB ke-60, Dr. Maria Matildis Banda mengungkapkan bahwa masing-masing prodi menampilkan seni dan pertunjukkan yang sangat luar biasa. “Semua prodi di FIB terlibat, mereka sangat bersemangat serta menunjukkan yang terbaik untuk ditampilkan. Adik-adik mahasiswa juga berlatih dengan serius, beberapa kali kami sempat hadir saat mereka latihan”, Ungkap Dr. Maria.



Tari Caci dari Manggarai



Kebhinekaan dalam Keragaman


Pentas seni dan budaya kali ini mengusung tema kebhinekaan, hal ini ditunjukkan dengan hadirnya pertunjukkan seni dari berbagai daerah di nusantara maupun dari luar negeri. Beberapa tari daerah yang tampil diantaranya adalah Tari Bali, Tari Tor-tor dari Batak, dan Caci dari Manggarai. Sementara Tari Yosakoi dari Jepang menghadirkan suasana internasional di tengah semarak kedaerahan.


Dekan FIB, Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A., sangat bangga melihat penampilan mahasiswa FIB dengan segala kreatifitasnya dalam menyambut HUT FIB. “Kami berharap agar ini menjadi agenda tetap pada setiap perayaan ulang tahun dan BK. Pentas budaya pagi ini sungguh luar biasa. Mahasiswa FIB sangat berbakat dan luar biasa penampilannya dari setiap prodi. Kebersamaan sivitas akademika memberi warna tersendiri pada perayaan ulang tahun ini, sungguh total sekali mereka. Tarian yg dipentaskan juga sudah mencerminkan kebhinnekaan.” ungkap Prof. Sutji.



Hadirnya berbagai tarian daerah pada HUT FIB kali ini adalah untuk membangkitkan rasa memiliki pada budaya nusantara yang begitu kaya, serta untu k menumbuh suburkan rasa persaudaraan di tengah ragam perbedaan. Fakultas Ilmu Budaya sebagai kampus pewahyu rakyat, diharapkan mampu menebarkan semangat cinta tanah air dan persaudaraan.



Partisipasi dosen dan pegawai FIB dalam Tari Tor-tor



Pegawai dan dosen turut berpartisipasi ngibing



Penampilan musikalisasi puisi



Tari Yosakoi Jepang yang ditampilkan penuh semangat



(I Gede Gita Purnama A.P)