Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Budya Universitas Udayana menggelar acara Pembukaan Bakti Tri Hita Karana. Acara Bakti Tri Hita Karana 2021 ini dibuka pada, Sabtu, 10 April 2021 yang bertempat di Auditorium Widya Sabha Mandala Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana. Kegiatan ini berlangsung semi daring dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

 

 Acara Bakti Tri Hita Karana mengusung tema “Ksatria Abhinaya Ring Dharmaning Jagaddhita” dengan subtema “Implementasi Tri Hita Karana Guna Meningkatkan Kesejahteraan Sosial dengan Berlandaskan Tri Dharma Perguruan Tinggi”. Acara ini berlangsung selama beberapa hari dengan berbagai kegiatan diantaranya adalah pembukaan, pengabdian di kampus, pengabdian di desa, dan acara penutupan.

 

 

Dekan FIB, Dr. Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum., saat memberi sambutan


Pembukaan acara Bakti Tri Hita Karana 2021 dilangsungkan dengan beberapa rangkaian acara dimulai dari Tarian Saraswati, menyanyikan lagu Indonesia Raya, beberapa laporan dari Ketua Panitia Bakti Tri Hita Karana dan Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana, serta sambutan Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana sekaligus membuka acara Bakti Tri Hita Karana secara resmi dengan pemukulan gong yang didampingi oleh ketua panitia, ketua SMFIB, dan ketua BPMFIB.

 

 Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Dr. Ni Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum. dalam sambutannya menyampaikan harapan dan apresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya.

 

 Bakti Tri Hita Karana ini saya harapkan dapat di tahun berikutnya dapat bekerja sama menjadi kampus merdeka mengajar yang dilaksanakan berupa pengajaran di desa-desa terpencil dan dilaksanakan selama enam bulan”, ungkap Dr. Ni Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum.

 

 Acara Seminar

 

Setelah rangkaian acara pembukaan dilanjutkan dengan acara seminar yang bertemakan “Implementasi Tri Hita Karana Guna Meningkakan Kesejahteraan Sosial Berlandaskan Tri Dharma Perguruan Tinggi”. Acara seminar ini menghadirkan tiga pembicara, yaitu: Andi Syarifudin dari BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) yang membahas terkait pelestarian cagar budaya, I Made Juli Untung Pratama dari WALHI yang membahas terkait pelestarian lingkungan hidup, dan Ni Luh Nyoman Seri Malini yang membahas dari segi metodologi penelitian. Para pembicara tersebut membicarakan topik bahasan yang berbeda dengan dipandu oleh Ferdeo mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universits Udayana.

 

 

Dr. Sri Malini, M.Hum. saat menyampaikan materi dalam sesi seminar


Acara ini berlangsung dengan konsep semi daring, pembicara dihadirkan dalam satu tempat dan peserta berada luring serta daring yang dipertemukan dalam satu link media Zoom Meeting. Hal ini dilakukan mengingat keadaan Covid-19 yang masih belum berakhir.

 

 Tujuan dari acara ini adalah untuk mengimplementasikan tri dharma perguruan tinggi yang terdiri dari pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian terhadap masyarakat. Kegiatan Bakti Tri Hita Karana ini dirahapkan mahasiswa bisa lebih peduli akan lingkungan sekitarnya dan bisa menjadi abdi untuk masyarakat. (Senat FIB)


Panitia dan narasumber berfoto setelah sesi seminar