Tingkatkan Kualitas Lulusan, Program Studi Sastra Indonesia FIB Unud Gelar Workshop Penyusunan Buku Ajar Berbasis CPL
Pada hari Sabtu, 7 Maret 2026, Program Studi S1 Sastra Indonesia FIB Unud melaksanakan Workshop Penyusunan Buku Ajar Berbasis Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) secara hybrid yang bertempat di Ruang Sidang Dr. Ir. Soekarno Gedung Poerbatjaraka Lantai IV FIB Unud dan Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh para dosen Sastra Indonesia FIB Unud beserta tamu undangan dari berbagai universitas di Bali, seperti Universitas Pendidikan Ganesha, Universitas PGRI Mahadewa, dan Universitas Warmadewa.
Dalam sambutannya, Koordinator Program Studi S1 Sastra Indonesia FIB Unud, Dr. I Gusti Ayu Agung Mas Triadnyani, S.S., M.Hum. memaparkan tema workshop kali ini yaitu “Transformasi Materi Pembelajaran menjadi Buku Ajar yang Relevan dan Berbasis CPL" guna merespons tuntutan pendidikan tinggi terhadap kualitas pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan ini merupakan wujud komitmen program studi dalam mendorong para dosen untuk secara aktif berdiskusi dan mentransformasikan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) atau materi perkuliahan yang telah dimiliki menjadi draf buku ajar yang terstruktur.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana, Prof. I Nyoman Aryawibawa, S.S., M.A., Ph.D. Beliau mengapresiasi inisiatif tersebut karena transformasi materi perkuliahan menjadi buku ajar akan sangat mempermudah program studi dalam memonitor pemenuhan CPL sekaligus menyempurnakan kurikulum. Hal ini sejalan dengan tuntutan penerapan Outcome-Based Education (OBE) yang menggeser fokus pengajaran dari sekadar penyampaian materi menuju pencapaian kompetensi nyata yang relevan dengan dinamika dunia kerja. Kegiatan ini dinilai memiliki urgensi tinggi karena secara langsung menunjang pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) institusi, khususnya dalam meningkatkan kualitas lulusan.
Narasumber pada workshop kali ini adalah Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi, M.A. dari Universitas Pendidikan Ganesha. Beliau memaparkan pentingnya penyesuaian kurikulum berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Peraturan ini mengamanatkan bahwa standar luaran pendidikan merupakan standar kompetensi lulusan yang wajib dirumuskan ke dalam Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Untuk merealisasikan hal tersebut, perguruan tinggi harus mengadopsi sistem Outcome-Based Education (OBE), yakni pendekatan pendidikan yang berfokus penuh pada pencapaian hasil belajar mahasiswa yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Prinsip utama dari OBE ini ditekankan pada kejelasan hasil pembelajaran, metode pengajaran serta penilaian yang fleksibel, dan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Dalam tataran praktisnya, pengembangan materi dan buku ajar harus terintegrasi dengan hierarki kurikulum OBE yang terdiri atas Program Educational Objectives (PEO), Program Learning Outcomes (PLO/CPL), dan Course Outcomes (CO/CPMK). Saat merancang bahan ajar berbasis OBE, dosen diharapkan untuk melakukan evaluasi mandiri melalui tiga aspek krusial. Aspek pertama adalah keselarasan (Alignment), guna memastikan tujuan pembelajaran dan tingkat kognitif terhubung langsung dengan CO. Aspek kedua adalah berpusat pada mahasiswa (Student-Centered), yang mengharuskan penyajian konteks dunia nyata serta mendorong partisipasi aktif mahasiswa dibandingkan sekadar membaca materi secara pasif. Terakhir, aspek pengukuran & bukti (Assessment) wajib dihadirkan melalui latihan soal atau tugas yang mengukur ketercapaian kompetensi secara langsung dan spesifik.
Usai pemaparan materi, workshop dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang secara khusus membedah langkah-langkah praktis dalam penyusunan materi ajar. Rangkaian kegiatan ini kemudian ditutup secara resmi dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada narasumber. Ke depannya, penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan mampu memantik motivasi tenaga pendidik untuk terus memperkuat kinerja akademik melalui inovasi bahan ajar yang selaras dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Dengan demikian, institusi dapat terus mencetak lulusan unggul yang adaptif dan siap bersaing menghadapi tantangan zaman.


UNIVERSITAS UDAYANA